Pilih Halaman

Kawung Mataram

Daerah Istimewa Yogyakarta - Indonesia

Arti Motif:

​​Motif Kawung diciptakan oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo dari Kerajaan Mataram (1593-1645) sebagai hadiah bagi putranya ketika ia turun tahta dan menobatkan putranya tersebut. Motif ini mengandung nilai-nilai filsafat yang mendalam: ia melambangkan manifestasi Empat Daya Utama di alam semesta (angin, air, api, dan tanah). Ia juga merupakan pengingat halus bahwa seorang pemimpin harus menguasai empat kemampuan berkomunikasi: kemampuan untuk berkomunikasi dengan Tuhan, berkomunikasi secara internal dengan diri sendiri, berkomunikasi dengan sesame manusia, dan berkomunikasi dengan alam. Motif Kawung mengandung harapan agar sang penggunanya tumbuh menjadi manusia yang hebat dan berguna di masyarakat. 

Catatan: Semua konten dan gambar batik di situs web ini telah dilindungi oleh hukum kekayaan budaya Indonesia. Dokumentasi  motif ini dimaksudkan untuk tujuan pendidikan serta memfasilitasi pelestarian batik sebagai warisan budaya takbenda UNESCO yang ditetapkan pada tahun 2009. Penggunaan materi yang dipublikasikan dapat diizinkan apabila dilakukan dengan menampilkan referensi nama situs web ini sebagai sumber asli.

Cara Melestarikan Batik

Pelajari Makna Filosofis Batik

Dengan mempelajari dan mengidentifikasi makna motif dari masing-masing daerah, Anda telah berkontribusi dalam pelestarian nilai-nilai luhur Batik. Apakah Anda mencari hadiah yang bermakna untuk orang yang Anda cintai? Beri mereka kejutan dengan hadiah kain batik asli yang cantik dan penuh makna!

Membeli Batik Asli (Tulis/Cap)

Dengan membeli batik tulis asli yaitu batik tulis dan batik cap, maka Anda telah mendukung dan meningkatkan kesejahteraan pengrajin batik tulis di daerah. Dukungan semacam ini akan membuat tradisi membatik terus berkelanjutan dan lestari!

Komunitas Batik

Dukung dan kunjungilah sentra-sentra batik di setiap daerah. Disana Anda dapat mempelajari teknik pembuatan batik dan berinteraksi dengan produsen batik secara langsung. Anda pun juga dapat mengunjungi berbagai tempat wisata setempat yang mengagumkan!

Warisan Budaya Tak Benda UNESCO 2009

Proses Produksi Batik di Yogyakarta

Pembuatan Batik dapat memakan waktu dari minimum satu bulan hingga 2 tahun tergantung pada kompleksitas prosesnya. Proses memproduksi satu tekstil terdiri dari 8 langkah yaitu mulai dari pembuatan pola lilin pada kain,  hingga mengunci warna dengan larutan alami, dan pengeringan. Alat khusus Canting digunakan untuk menorehkan lelehan lilin panas pada kain.

Daerah Produsen Batik

Seilas Mengenai Provinsi Yogyakarta

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar yang memiliki banyak universitas yang memegang peranan penting dalam pendidikan di Indonesia. Yogyakarta merupakan tujuan wisata kedua terbesar di Indonesia setelah Bali. Kota ini merupakan tempat berdirinya Candi Prambanan, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO. Provinsi ini adalah satu-satunya daerah di Indonesia yang diatur oleh sebuah Kesultanan.  Di daerah ini berkembang beberapa jenis tujuan wisata: wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, dan wisata pendidikan.

Kampung Batik di Yogyakarta

Desa Batik adalah daerah di mana para produsen batik sebagian besar tinggal, membuka lokakarya, serta memamerkan produk-produk batik mereka. Anda dapat membeli tekstil batik dari pengrajin langsung dan berpartisipasi dalam proses pembuatan batik di situs tersebut.

Motif Batik di Yogyakarta

Pariwisata Yogyakarta

Pulau Dua di Kabupaten Banggai

ika Anda ingin memiliki liburan penuh petualangan di surga alam, Pulau Dua adalah

Festival Cian Cui

Festival ini awalnya merupakan tradisi tahunan keturunan Tionghoa di Selat Panjang untuk

Benteng Marlborough

Benteng Marlborough di Bengkulu pernah dibangun oleh era kolonial Inggris selama

Rilis Website dan Aplikasi Seluler iWareBatik (Versi Beta) pada 20 Juni 2020

  Laman Utama / Tentang iWareBatik -  Berita dan Acara / Rilis Website dan Aplikasi Seluler iWareBatik (Versi Beta) pada 20 Juni 2020 $variable({"type":"content","value":{"name":"post_author","settings":{"before":"Oleh...

Desa Budaya

    Laman Utama / Destinasi Wisata – Pariwisata Budaya – Desa Budaya Desa Budaya Akar Identitas Budaya Nusantara Jelajahi Desa Budaya di Nusantara   Penglipuran Kunjungi Kecantikan Pranata Nusantara 

Upacara Kasada di Gunung Bromo

Upacara Kasada merupakan upacara tradisional suku Tengger yang

Karawo Mahkuta

Mahkuta mengacu pada mahkota tradisional Gorontalo. Motif bordir Karawo ini mewakili karakteristik yang

Mentari Keemasan di Plato Dieng

Plato Dieng merupakan situs dimana dua jenis mentari terbit

Anjung Seni Idrus Tintin

Dengan arsitektur gaya khas Riau-Melayu, bangunan ini menjadi pusat seni dan

Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh adalah monumen peringatan bencana Tsunami terbesar yang

Jelajahi Pariwisata Indonesia

Pucuk Rebung Riau

Pucuk Rebung melambangkan tekad hati dalam mencapai tujuan dan

Tanah Lot

Tanah Lot merupakan salah satu tempat suci yang terkenal dan

Batik for Formal Social Functions

    Laman Utama / Tradisi Berbatik - Batik untuk Acara Formal Batik Cerminan Karakter Diri Acara Formal  Batik adalah media ekspresi yang unik. Busana batik dapat dikenakan dengan berbagai macam gaya dalam acara-acara formal. Batik & PRIBADIku Motif Mega Mendung Motif...

Burung Cendrawasih

Burung Cendrawasih merupakan motif sakral dan mewakili identitas

Cual Woven Textile Museum

Museum ini adalah museum pertama dan satu-satunya di Pangkalpinang yang

Taman Nasional Komodo – Warisan Alam Dunia UNESCO

Dengan keberadaan komodo yang dilindungi dunia, cagar alam ini diakui oleh UNESCO pada

Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh adalah monumen peringatan bencana Tsunami terbesar yang

Perpustakaan Soeman HS

Provinsi Riau juga terkenal dengan wisata edukasi. Wisatawan dapat

Desa Budaya Kenali

Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah tradisional tertentu yang

Awan Larat Riau

Motif ini biasanya dikaitkan dengan kelembutan, kebijaksanaan, dan pengetahuan diri. Karakteristik ini