Pilih Laman
informasi daerah

Jelajah Batik di Bali

 

Sentra Batik Tohpati (foto: Bali88)

Pemakaian tekstil Bali dalam upacara adat (foto: Taksu_bali)

Contoh ragam batik (foto: Lucy Batik )

Tentang Rasa dan Karsa

Motif dan hiasan batik di Bali pada umumnya terkait dengan hewan di pulau ini, baik hewan nyata seperti rusa, bangau, dan kura-kura; atau hewan mitos seperti naga, barong, kala, dan singa bersayap. Selain itu juga tetumbuhan khas di Bali yaitu Bunga Kamboja dan Bunga Sepatu. Seperti karya seninya yang lain, lukisan Bali menggambarkan keseharian masyarakat seperti misalnya menari, prosesi kremasi, menanam padi, atau ritual keagamaan. Bukan tanpa alasan Bali disebut “Pulau Dewata”. Mereka menomorsatukan spiritualitas dalam segala hal – baik memasak, melukis, memahat, menenun, menari, menanam padi, atau apapun. Mereka bermeditasi ketika bekerja, dan menganggap segala hal yang mereka lakukan sebagai bentuk ibadah.

Klasifikasi Tekstil Tradisional Bali

Industri batik Bali baru dimulai pada tahun 1970. Industri ini diawali oleh Pande Ketut Krisna dari Banjar Tegeha, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar. Selain dari teknik pewarnaan celup lilin, Bali juga terkenal karena teknik produksi tenun dengan mesin tenun manual. Tekstil tradisional memainkan peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat di Bali. Oleh sebab itu, tekstil biasanya dibuat untuk acara khusus, upacara tradisional, dan ritual agama. Tergantung motif yang digunakan, batik Bali dapat menunjukkan status dan kelas social penggunanya. 

Aspek sosiokultural Batik di Bali

Batik bermutu tinggi biasanya terlihat dari motif rumit dan tekstur halus tenunan kain yang dipergunakan, seperti misalnya sutra dan katun. Beberapa tekstil batik Bali tertentu dihasilkan pengrajin batik dengan meditasi. Meditasi selama pembuatan batik merupakan salah satu tradisi kuno yang dipertahankan oleh pengrajin batik, terutama yang bekerja di lingkungan istana di Bali, Jawa Tengah, dan Madura.

Di masa kini, batik Bali bukan hanya menggunakan motif gaya Bali saja, tapi juga mengikutsertakan rancangan dari daerah lain. Batik ini memiliki ciri khas batik di daerah pesisir, yakni bahwa pengrajin mengekspresikan diri dengan bebas dari berbagai sudut pandang, dan tidak terikat pada aturan gambar tertentu saja. Batik kontemporer Bali tidak terbatas pada budaya tradisional atau keperluan ritual saja. Beberapa perancang batik mendorong penggunaan rancangan batik Bali sebagai kain elegan yang dapat dipakai untuk membuat pakaian kasual ataupun formal.

Motif Batik di Bali

Kampung Batik di Bali

workshop batik

Desa Batik adalah daerah di mana para produsen batik sebagian besar tinggal, membuka lokakarya, serta memamerkan produk-produk batik mereka. Anda dapat membeli tekstil batik dari pengrajin langsung dan berpartisipasi dalam proses pembuatan batik di situs tersebut.

BAli

Video Visualisasi 

dalam 1 Menit

Produksi Batik di Bali

Pulau Dewata 

BAlI

Danau Ulun Danu Beratan di Bedugul (foto: Ulun Danu)

Tentang Provinsi Bali

 

Bali merupakan salah satu destinasi yang paling terkenal di Indonesia. Letaknya di sebelah Barat, di antara Pulau Jawa dan Lombok dan beribu kotanya Denpasar. Bali memiliki luas wilayah yaitu 5.636,66 Km² atau hanya 0,29% dari luas seluruh kepulauan Indonesian. Dikenal sebagai Pulau Dewata, Provinsi Bali dibagi menjadi delapan kecamatan dan satu kotamadya: Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Buleleng, Karangasem, dan Kota Denpasar.

Ciri Khas Alam Bali

Topologi Bali terdiri dari daerah pesisir dan pegunungan, yang memanjang dari timur ke barat. Gunung yang paling terkenal di pegunungan tersebut adalah Gunung Agung, yang terletak di pusat pulau. Gunung ini merupakan titik tertinggi pulau Bali, yakni 3.142 meter di atas permukaan laut. Gunung Batur (1.717 meter) yang terletak di Bangli merupakan salah satu gunung lain yang terkenal. Gunung itu terakhir kali Meletus sekitar 30.000 tahun lalu (foto: Mount Agung, @jktgo)

Warisan Dunia UNESCO : Subak Bali

Bali memiliki lanskap budaya yang sangat terkenal yaitu sistem irigasi Subak. Sistem ini telah dibangun sejak abad ke-9 Masehi. Subak Bali terdiri dari 5 are persawahan dan pura tirta seluas 19500 ha. Pembangunan sistem irigasi ini merupakan manifestasi dari filosofi Tri Hita Karana masyarakat Hindu di Bali. Dengan seluruh nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Subak Bali, maka Subak Bali dinyatakan menjadi Warisan Budaya UNESCO Subak Bali pada tahun 2012 (foto: Subak Bali, @panbelog)

Budaya Bali

Bali memiliki sumber daya budaya yang sangat hebat yang masih terpelihara hingga kini. Diantara seni pertunjukannya yang terkenal adalah Tiga genre tarian Bali, yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2012. Tari tradisional ini merupakan cerminan kebijaksanaan lokal Bali yakni Tari Barong, Tari Pendek, Tari Kecak, dsb. Tari-tarian tersebut menggambarkan idealisme kebaikan hati dan sifat ksatria, serta perang melawan ruh jahat dalam jiwa (foto: Tari Bali, @infobudaya).

Peta Provinsi Bali 

Peta Bali (foto: Big.go.id)

Peta Indonesia

Peta Indonesia (photo: Resourceful Indonesia)

Destinasi Wisata di Bali